Archive for December, 2006

2007 mestinya lebih baik ….

Friday, December 29th, 2006

Ultah_anti_01Yang lama diganti yang baru. Bukan karena tidak ingin berlama-lama tapi memang sudah waktunya untuk diganti. Bisa karena berakhirnya sang waktu, bisa juga karena sudah tidak berfungsi lagi. Semoga dengan hilangnya 2006 dan diganti dengan 2007 ada harapan baru agar hidup menjadi lebih baik dan bermakna untuk dilalui. Kita tidak akan pernah berubah kalau diri kita tidak belajar dari kesalahan yang terjadi di tahun sebelumnya.

RESOLUSI 2007

Tuesday, December 12th, 2006

Tahun 2007 hampir diambang pintu. Tinggal hitungan hari, delapan belas hari. Tidak cukup banyak lagi waktu tersisa. Orang-orang yang punya kerjaan di kantor sudah siap-siap menghitung-hitung, apakah target tahun ini tercapai atau meleset jauh dari perkiraan. Orang-orang yang wirausaha, juga sedang memberes-bereskan sisa barang yang kira-kira mesti dilego segera.

Banyak kesibukan diakhir tahun. Anak-anak sekolah sudah mulai merengek-rengek dengan orang tua nya agar diajak liburan jalan-jalan ke tempat wisata. Tiket-tiket full booking, hotel-hotel sudah di reservasi semua. Hiruk pikuk. Belum lagi panitia malam tahun baru yang sudah wira wiri mengurus tetek bengek acara malam tahun baru.

Seperti biasa, setiap awal tahun, selalu saya mulai dengan membuat resolusi 2007. Sederhana dan bisa kita laksanakan. Ga perlu muluk-muluk. Untuk menjadi orang baik saja dulu. Atau untuk lebih care pada keluarga atau orang-orang yang kita cintai. Atau lebih banyak waktu untuk merawat diri sendiri. Saya pikir resolusi yang cukup mudah untuk dilaksanakan.

AKU INI PUNYA SIAPA??

Saturday, December 9th, 2006

Tadi sore, ketika sedang jalan-jalan di Pasaraya Sri Ratu, saya menemukan CD January Christy di salah sudut Music Indo yang ada di Pasaraya itu. Saya langsung melayang ke masa dua puluh tahun lalu. Dimana .. lagu-lagu January Christy inilah yang menyelematkan dan memberikan semangat dalam hidup ku.

Tiga album yang telah diterbitkan oleh Januari Christy dari album pertama, Melayang .. kemudian Aku Ini Punya Siapa dan album terakhir Mana, membuatku langsung membeli CD-CD tersebut. Bukan apa-apa sih, karena kaset2 ku yang dulu sudah tidak tahu entah kemana keberadaannya.

Di dalam album "Aku Ini Punya Siapa" .. lagu pertamanya Masa-Masa memberikan arti tersendiri buatku. Begini liriknya :

"Masa, masa, keraguan, usai sudah, kini. Masa, masa, yang kan datang, mari bersama, hadapi. Raih cita tuk sentosa, jangan bimbang ragu. Tegar tiada kata jera, dalam perjuangan nanti .."

BATAS

Sunday, December 3rd, 2006

Telah sampai dipenghujung malam, ketika saya menemukan Word Press pada jam 11.11 PM pada 3 Desember 2006. Ada rasa penasaran untuk menelusuri komentar-komentar yang ada di blog Planet GBT. Memberikan saya kesempatan masuk dalam dunia tanpa batas .. ops, apakah memang benar bahwa dunia ini tanpa batas.

Nanti dulu .. hari ini, sebentar lagi .. sudah akan kita tinggalkan. Hanya tersisa 49 menit lagi, tanggal 3 berganti tanggal 4. Hari hanya dibatasi 24 jam. Tidak lebih dan tidak kurang. Begitu juga dengan kehidupan. Kemampuan manusia. Keinginan manusia .. eit, stop. Masa sih keinginan manusia ada batasnya?

Oke .. singkat kata, coba tunjukan saya, keinginan manusia yang tanpa batas, siapa oragnnya? Oke oke, katakanlah si A .. yang ingin mobil, ingin rumah, ingin keluar angkasa, ingin makan enak bla bla bla .. so, tidak ada yang salah. Tidak ada yang keliru. Wah, jangan-jangan saya hanya mengada-ada.

Coba kita periksa lagi. Apa betul keinginan A tanpa batas. Oke .. coba kita tanyakan, apakah A punya keinginan untuk tinggal di Papua? atau punya keinginan untuk makan gaplek? atau .. what? .. aneh? loh, katanya keinginan tanpa batas. Jadi, harusnya dia ingin semuanya .. apapun tanpa terkecuali. Kalo keinginan sudah kita tetapkan .. artinya bukan tanpa batas. Tapi terbatas.

Ribet kan? ya udah .. di dunia ini tidak ada yang tanpa batas. Kalau tidak ada batas, wah .. kita hidup tidak akan pernah damai. Ga percaya? lihat aja perseteruan batas tanah sering terjadi. Batas antara rana pribadi dan rana publik. Batas negara .. eh, kalau disini kaya’nya batas negara ga pernah diributkan tuh .. karena berupa lautan hehehe.

Malam terus berjalan. Tinggal 40 menit lagi tanggal 3 sampai diperbatasan. Saya mau udahan. Karena saya juga punya keterbatasan. Nggak kuat begadang. Walaupun ingin nulis terus, tapi mata ini yang tidak setuju. Ya .. inilah demokrasinya badan. Mungkin kaki atau tangan masih kuat. Tapi kalo mata ga kuat. Ya, semua mesti ikut.

Gitu deh.

Madiun, 3 Desember 2006